Pada tahun 1990-an, di sebuah kota kecil yang tenang di lereng bukit di India Selatan, terdapat sebuah rumah besar yang dikelilingi perkebunan. Di dalamnya tinggal tiga bersaudara yang masih remaja bersama anjing gembala Jerman mereka. Mereka membeli bahan makanan, mengangkut air menaiki lereng dengan kaleng plastik, saling membantu menyiapkan sekolah, dan membantu para pekerja di perkebunan. Anak-anak itu mungkin praktis mengurus rumah, tetapi penguasa wilayah terpencil ini adalah ayah mereka, seorang diktator kejam yang hanya dengan melihatnya saja sudah membuat mereka ketakutan setengah mati.


